(4) Ultimate Role Model: Genap berusia empatpuluh tahun Muhammad SAW menerima wahyu pertama

Facebook Twitter Email

Ketika usia Muhammad SAW hampir empat puluh tahun beliau gemar berkhola’, menyendiri. Berbekal makanan dan air minum beliau pergi ke Gua Hiro di bukit An-Nur. Disana beliau memberi makan orang-orang miskin yang datang dan menghabiskan waktu untuk beribadah. Beliau memikirkan hal-hal di sekitarnya berupa fenomena alam dan kekuatan besar yang ada di baliknya. Beliau juga tidak tenang menyaksikan keyakinan-keyakinan syirik yang dianut kaumnya. Namun di hadapan Muhammad SAW tidak ada jalan yang jelas untuk menentramkannya.

Saat genap empat puluh tahun Muhammad SAW menerima wahyu pertama. Malaikat mendatangi beliau lalu berkata “Bacalah”. Beliau menjawab, “aku tidak bisa membaca”. Ini berlangsung sebanyak tiga kali. Kemudian Jibril membacakan lima ayat pertama suratAl-Alaq.

Setelah itu Rosululloh segera pulang dalam keadaan gemetar kemudian menemui istrinya, Khadijah, dan minta diselimuti. Beliau menceritakan apa yang baru dialaminya. Beliau berkata, aku khawatir diganggu makhluk jin. Khadijah menjawab, “Tidak, bergembiralah. Demi Allah, Allah sama sekali tidak akan membuatmu kecewa. Engkau adalah seorang yang suka menyambung tali silaturahmi, membantu orang lemah, menolong orang sengsara, menghormati tamu, dan membela orang yang berdiri diatas kebenaran.”

Beberapa saat kemudian, Khadijah mengajak Rosululloh pergi menemui Waroqoh bin Naufal, anak paman Khadijah yang beragama Nasrani. Waroqoh dapat menulis dalam bahasa Ibrani, bahkan menulis bagian-bagian Injil dalam bahasa Ibrani. Ia sudah tua dan kehilangan penglihatan.

Rosululloh kemudian menceritakan yang dialaminya di Gua Hiro kepada Waroqoh. Waroqoh mengatakan, itu adalah malaikat yang pernah diutus Allah kepada Nabi Musa. Waroqoh juga mengatakan, “tak seorang pun membawa apa yang engkau bawa kecuali akan diperangi, seandainya kelak aku masih hidup dan mengalami hari yang kamu hadapi itu, pasti aku membantu sekuat tenagaku”. Waroqoh bin Naufal meninggal tidak lama kemudian, sementara untuk beberapa waktu Rosululloh tidak menerima wahyu.

“Sejarah Hidup Muhammad SAW”- Syaikh Shafiyyur Rahman Al-Mubarakfury

 

Facebook Twitter Email
Filed in: Ultimate Role Model • Wednesday, November 23rd, 2011
 

Leave a Comment


× nine = 72