(7) Ultimate Role Model; “Binasalah kedua tangan Abu Lahab, dan sesungguhnya dia akan binasa”

Facebook Twitter Email

Rosululloh SAW mulai berda’wah terang-terangan di Makkah setelah turun ayat 214 surat26-Asy-Syu’aro. Beliau mengawalinya dengan mengundang para tokoh Bani Hasyim. Dari pertemuan kedua Rosululloh merasa yakin pada janji pamannya, Abu Tholib, yang akan membela misi da’wah Beliau.

Suatu hari Rosululloh SAW berdiri di bukit Shofa dan berseru kepada orang-orang Quraisy  untuk mentauhidkan Allah, beriman kepada risalahnya dan beriman kepada hari kiamat. Paman Nabi yang jahat, Abu Lahab, bersama orang-orang Quraisy lain juga datang.  Bahkan mereka yang tidak bisa datang mengirimkan utusannya ke Bukit Shofa.

Rosululloh SAW berkata, “Seandainya aku beritahu kepada kalian, di lembah sana terdapat pasukan kuda yang hendak menyerang kalian, apakah kalian mempercayaiku?. Mereka menjawab “Ya, kami belum pernah melihatmu berdusta”. Beliau melanjutkan “Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan kepada kalian akan adanya siksa yang pedih”. Abu Lahab memprotes, “Celakalah kamu sepanjang hari!, hanya untuk inikah kamu mengumpulkan kami?”. Lalu turun firman Allah, “Binasalah kedua belah tangan Abu Lahab, dan sesungguhnya dia akan binasa”.

Imam muslim meriwayatkan bagian lain dari kisah tersebut bahwa setelah turun ayat 214 surat 26-Asy-Syu’aro, saat Rosululloh mengundang kerabat dan keluarganya, beliau berkata, “Wahai orang-orang Quraisy, selamatkanlah diri kalian dari api neraka. Wahai Bani Ka’ab, selamatkan diri kalian dari api neraka. Demi Allah sesungguhnya aku tidak bisa membela kalian di hadapan Allah, kecuali tali persaudaraan yang dapat aku teguhkan karena kerusakannya”. Seruan itu merupakan puncak penyampaian risalah.

Rosululloh SAW menjelaskan kepada kaum kerabatnya bahwa membenarkan risalah yang beliau sampaikan merupakan jaminan kelangsungan hubungan beliau dengan mereka. Fanatisme kekerabatan yang berabad-abad dipertahankan orang-orang Arab sejak saat itu melemah di bawah kerasnya peringatan Allah.

“Sejarah Hidup Muhammad SAW”- Syaikh Shafiyyur Rahman Al-Mubarakfury

Facebook Twitter Email
Filed in: Ultimate Role Model • Tuesday, November 29th, 2011
 

Leave a Comment


4 × five =