(9) Ultimate Role Model; Pemerintah Quraisy menggelar rapat cegah da’wah Rosululloh

Facebook Twitter Email

Da’wah terang-terangan Rosululloh SAW di Makkah di masa awal penyebaran Islam ditentang keras orang-orang Quraisy. Beberapa bulan menjelang musim haji orang-orang Quraisy menggelar rapat untuk mencegah da’wah Rosululloh mempengaruhi orang-orang Arab yang berdatangan.

Dipimpin Walid bin Mughiroh mereka merumuskan cara untuk mendiskreditkan Nabi Muhammad SAW. Mereka mengusulkan menyebut Muhammad sebagai dukun.  Walid menolak, karena perkataan Muhammad tidak sama dengan perkataan seorang dukun. Usul menyebut Muhammad sebagai orang gila juga tidak disepakati. Karena apa yang diucapkan Muhammad bukan karena penyakit gila. Mereka mengusulkan menyebut Muhammad sebagai penyair. Lagi-lagi sebutan itu dianggap tidak cocok untuk mendiskreditkan Muhammad. Usul menyebut Nabi SAW sebagai tukang sihir, kurang memiliki argumen kuat menurut orang Quraisy sendiri.

Setelah kebingungan Walid berkata, “Demi Allah, perkataan Muhammad itu betul-betul manis. Semua yang kalian usulkan tadi, pasti akan diketahui kebatilannya. Sebutan yang paling mendekati adalah ‘tukang sihir’, sebab dia membawa perkataan yang dapat menyihir dan memisahkan anak dari keluarganya”.

Akhirnya orang Quraisy sepakat menyebut Nabi Muhammad sebagai tukang sihir agar da’wah Rosululloh tidak diikuti orang-orang Arab yang berdatangan di musim haji. Terhadap perilaku Walid ini, Allah menurunkan 16 ayatsurat74-Al-Muddatstsir, ayat 11 hingga 26, menggambarkan cara berpikir Walid.

Ketika musim haji tiba, orang-orang Quraisy memperingatkan dan menghasut orang-orang yang berdatangan, agar tidak mengikuti Rosululloh SAW. Perbuatan tersebut justru membuat orang-orang Arab yang pulang dari musim haji membawa berita seputar Rosululloh, dan persoalan tersebut menyebar ke seluruh negeri Arab.

“Sejarah Hidup Muhammad SAW”- Syaikh Shafiyyur Rahman Al-Mubarakfury

Facebook Twitter Email
Filed in: Ultimate Role Model • Saturday, December 3rd, 2011
 

Leave a Comment


6 + = seven