Telaah Al Quran: An-Nazi’at 79 ayat 6 dan 7

By faidhan
Facebook Twitter Email

An-Nazi’at 79 ayat 6 dan 7:

“(Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam. Tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua.”

            Dua ayat yang kita tuliskan di atas mengingatkan orang akan hari kiamat yang pasti terjadi. Kiamat adalah saat yang mengakhiri kehidupan dunia ini dan sekaligus mengawali kehidupan akhirat. Berbagai ayat menggambarkan bahwa kiamat dimulai dengan keguncangan yang sangat dahsyat. Ruang angkasa berguncang, bintang-bintang berloncatan, planet-planet keluar dari orbit, cahaya matahari padam, benda-benda langit saling bertabrakan dan hancur. Begitu pula dengan bumi. Gunung dan bukit keluar dari kedudukannya lalu berbenturan satu sama lain. Maka, orang-orang yang hidup di masa itu akan terimpit dan tergencet dan semuanya mati. Itu terjadi ketika Malaikat Israfil meniup terompet besarnya. Sesudah itu, segalanya menjadi sunyi, kehidupan berhenti sama sekali. Maka, sangkakala pun ditiup untuk kedua kalinya dan manusia seluruhnya dihidupkan kembali. Yang terakhir mati kembali hidup, yang sudah mati selama ribuan tahun juga bangkit lagi. Peristiwa-peristiwa beruntun yang kita bicarakan tadi hanyalah pengantar bagi suatu kejadian yang paling penting bagi manusia, yakni pertanggungjawaban amal ke hadapan Allah Swt.

Kehidupan manusia adalah anugerah sekaligus amanah Allah. Manusia diberi segala sesuatu yang diperlukannya, termasuk kebebasan untuk memilih apa yang akan dilakukannya. Maka, makhluk yang mendapatkan kebebasan ini jelas harus mempertanggungjawabkan diri kepada Allah. Setiap orang berbaris menghadap, setiap orang menerima ketetapan serta balasan. Orang yang banyak berbuat baik memperoleh balasan terbaik dan orang yang banyak berbuat buruk mendapatkan balasan paling buruk. Maka, kiamat adalah hari penentuan bagi setiap orang, hari menyenangkan untuk sebagian orang dan hari yang sangat mengerikan bagi sebagian yang lain. Semua tahu bahwa balasan Allah tersebut tidak hanya diterima selama beberapa hari, tetapi jutaan atau miliaran tahun.

Facebook Twitter Email
Filed in: Telaah Al Quran by Sakib Mahmud • Tuesday, December 6th, 2011
 

Leave a Comment


+ eight = 15