(37) Ultimate Role Model; Pembangunan pertama di Madinah pasca hijrah adalah mendirikan masjid
Pembangunan pertama yang di lakukan Rasulullah SAW di Madinah setelah hijrah adalah mendirikan masjid, sekarang menjadi Masjid Nabawi.
Masjid tersebut dibangun di tempat berdirinya unta beliau saat baru tiba di Madinah, tanahnya dibeli dari dua anak yatim. Beliau terjun langsung dalam pembangunan masjid seperti mengangkut batu-batu bata, sambil berdoa, “Ya Allah, tidak ada kehidupan yang bahagia selain kehidupan akhirat. Limpahkanlah ampunanMu kepada kaum Anshor dan Muhajirin”.
Sebelumnya tanah tersebut adalah pekuburan orang-orang musyrik, reruntuhan, kebun kurma dan ghorqot. Rasulullah membongkar dan meratakan pekuburannya, menebang pohon-pohon kurma dan ghorqot, yang kemudian ditanam lagi berjejer ke arah kiblat yang ketika itu masih menghadap Baitul Maqdis-Palestina. Bagian kanan dan kiri masjid diperkuat dengan batu, dindingnya dari batu bata dan tanah, atapnya dari pelepah daun kurma, tiangnya dari batang pohon kurma, lantainya kerikil dan pasir.
Masjid dengan tiga pintu itu memiliki panjang dari tempat kiblat sampai belakang masjid seratus hasta, sekitar 45 meter, demikian pula lebarnya. Di sisi masjid dibangun kamar-kamar untuk istri-istri Rosul. Setelah pembangunan kamar-kamar selesai, beliau pindah dari rumah Abu Ayyub yang ditempati sejak kedatangannya di Madinah.
Masiid Nabawi bukan hanya tempat sholat tapi juga tempat pendidikan ajaran Islam, tempat pemersatu kabilah-kabilah Madinah yang telah lama bermusuhan, pusat menyelesaikan seluruh persoalan, dan sebagai parlemen untuk bermusyawarah. Masjid Nabawi juga menjadi tempat tinggal sejumlah kaum Muhajirin yang faqir, tidak memiliki rumah, harta, istri dan anak. Di awal hirjrah ini pula adzan disyari’atkan, menggema ke seluruh pelosok Madinah lima kali sehari.
“Sejarah Hidup Muhammad SAW”- Syaikh Shafiyyur Rahman Al-Mubarakfury





Leave a Comment