Berjalan Lambat di Usia Paruh Baya Beresiko Demensia

By prias
Facebook Twitter Email

Kecepatan berjalan  kemungkinan memprediksi kecenderungan mengembangkan demensia di usia lanjut.   Sementara, kekuatan menggenggam di usia  paruh baya terkait dengan  kemungkinan terkena stroke.  Demikian menurut peneliti Boston Medical Centre Amerika Serikat seperti dikutip dari BBCNews. Dalam uji coba, ilmuwan  mendata pemindaian otak, kecepatan berjalan dan kekuatan menggenggam  pada lebih dari 2-ribu 4-ratus orang yang rata-rata berusia 62 tahun.   Hasil penelitian menunjukkan, kecepatan berjalan yang lebih lambat terkait dengan resiko tinggi demensia,  dan  menggenggam  tangan yang lebih kuat  terkait dengan resiko lebih rendah terkena stroke.  Peneliti menjelaskan, studi tersebut memunculkan dugaan  apakah masalah fisik seperti sulit  berjalan dapat mengisyaratkan gejala lain  yang terkait dengan demensia.   Bagaimanapun, masih dibutuhkan  penelitian lebih lanjut untuk memahami kaitan tersebut.

Facebook Twitter Email
Filed in: Latest Medical Research • Monday, February 20th, 2012
 

Leave a Comment


+ 2 = four