Cahaya dari Lubang Hitam di Bima Sakti

By prias
Facebook Twitter Email

Ahli the University of Leicester menyatakan menemukan apa yang selama ini membuat kebingungan para ilmuwan,  mengapa lubang hitam raksasa di pusat  galaksi Bima Sakti kita  memancarkan cahaya terang dari dalamnya. Menurut peneliti, hal itu  karena lubang hitam raksasa yang disebut Sagittarius A menguapkan   sangat banyak asteroid. Tetapi, asteroid-asteroid tersebut  harus berdiameter lebih dari 19,2 kilometer  untuk menciptakan pendaran cahaya yang cukup besar untuk dapat terdeteksi.  Temuan tersebut didapat peneliti dari  pemindaian satelit Chandra milik Nasa yang mendeteksi pancaran sinar-X, bukan sinar yang  kasat mata, dari Sagittarius A.   Gaya tarik lubang hitam   diketahui sangat besar sehingga  tidak sesuatu apapun dapat  melarikan diri dari lubang tersebut, termasuk cahaya.  Karenanya, ada banyak asteroid-asteroid berukuran lebih kecil yang terhisap ke dalam lubang  hitam yang tidak dapat dilihat.  Gaya tarik lubang hitam yang sangat besar mengoyak setiap asteroid yang melintasi  dalam jarak sekitar 160 juta kilometer dari lubang hitam, kira-kira sama dengan jarak dari  Bumi ke Matahari.   Potongan-potongan batu asteroid kemudian menguap yang menciptakan cahaya berpendar.

Facebook Twitter Email
Filed in: Science and Technology • Wednesday, February 22nd, 2012
 

Leave a Comment


six + 4 =