Sel Kulit Menjadi Sel Otak

By prias
Facebook Twitter Email

Sel-sel kulit berhasil dikonversi secara langsung menjadi sel-sel yang berkembang menjadi komponen-komponen utama otak, tanpa melalui  tahap sel stem pertengahan .  Eksperimen tersebut dilakukan peneliti  Stanford University School of Medicine di California terhadap tikus, yang dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences. Peneliti mengkonversi sel-sel kulit menjadi sel-sel spesialis tanpa menciptakan sel-sel stem penghasil  sel. Proses tersebut mentransformasi sel-sel kulit  secara langsung menjadi sel-sel syaraf.    Eksperimen  itu menciptakan sel-sel “neural precursor” yang dapat berkembang menjadi tiga tipe sel otak, yaitu neuron, astrocytes, dan oligodendrocytes. Sel-sel prekursor  memiliki kelebihan, saat terbentuk, sel-sel itu dapat ditumbuhkan di laboratorium menjadi jumlah yang sangat banyak.    Sel-sel otak dan sel-sel kulit mengandung informasi genetik yang sama, namun kode  genetiknya diterjemahkan secara berbeda. Hal itu dikendalikan oleh faktor-faktor transkripsi.    Dalam uji coba, peneliti menggunakan suatu virus untuk menginfeksi sel-sel kulit dengan tiga faktor transkripsi yang dikenal memiliki kadar tinggi sel-sel neural precursor.   Setelah tiga minggu,  sekitar satu dari  sepuluh sel-sel kulit  menjadi sel-sel neural precursor.

Facebook Twitter Email
Filed in: Latest Medical Research • Saturday, February 4th, 2012
 

Leave a Comment


six + = 10